Kantor Utama:+(62) 851-8686-4059
Puri Medical Clinic
Confidential clinical consultation

Pemeriksaan dan Pengobatan IMS (STI)

  • Confidential clinical consultation

Catatan penting: Bila diperlukan, kami juga dapat merujuk Anda ke dokter spesialis kandungan yang kompeten dan terpercaya.

Apa Itu IMS?

IMS adalah infeksi menular seksual. Penyakit ini paling sering terjadi dan menyebar melalui kontak seksual. Infeksi menular seksual termasuk HIV, Klamidia, Herpes Genital, Gonore, serta beberapa jenis hepatitis, sifilis, dan trikomoniasis dapat terjadi jika Anda melakukan aktivitas seksual yang berisiko.

Mengapa Perlu Tes IMS?

Sebagian besar IMS tidak menimbulkan gejala khas. Karena itu, tes adalah cara terbaik dan satu-satunya untuk mengetahui apakah Anda terinfeksi. Siapa pun yang pernah melakukan hubungan seksual vagina, anal, atau oral berisiko terinfeksi IMS. Tidak ada salahnya menghubungi dokter atau klinik terdekat untuk tes atau sekadar berkonsultasi.

Ingin Tes IMS di Bali?

Jangan khawatir jika Anda pernah kontak seksual dan menemukan tanda IMS. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter dan klinik yang menyediakan tes IMS. Gejala IMS memang bisa datang dan hilang, tetapi itu tidak berarti infeksi sudah hilang dari tubuh. Jika mengalami masalah kesehatan terkait IMS, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Gejala IMS berbeda-beda, tergantung jenis infeksinya.

Tanda-tanda berikut dapat mengarah pada infeksi IMS:

  • Benjolan atau luka di sekitar area genital, paha, dan bokong.
  • Keluar cairan yang tidak biasa dari penis atau vagina.
  • Rasa terbakar atau panas saat buang air kecil.
  • Iritasi, gatal, bengkak, atau nyeri pada penis, vagina, vulva, atau anus.
  • Sering merasa lelah dan mengalami gejala mirip flu seperti demam, nyeri otot, dan kelenjar bengkak.

Namun gejala tersebut juga bisa muncul karena infeksi jamur atau bakteri yang bukan IMS. Jadi tes adalah satu-satunya cara untuk memastikan. Bicarakan dengan dokter atau perawat tentang jenis aktivitas seksual yang Anda lakukan (vagina, anal, oral), serta apakah Anda memakai kondom atau tidak. Bagi yang pernah berhubungan tanpa pengaman, tes IMS sangat penting. Beberapa IMS seperti HIV dapat membuat kondisi kesehatan memburuk seiring waktu, meski saat ini Anda belum merasakan gejala.